Semangat Gotong Royong Terus Tumbuh, Warga Seloretno Perkuat Program Desa HELAU melalui Penghijauan dan Persiapan Iduladha

Lampung Selatan – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan. Melalui Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul), warga kembali melaksanakan kegiatan gotong royong secara serentak di dua lokasi berbeda pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas lingkungan desa, serta mempersiapkan pelaksanaan ibadah Iduladha secara tertib dan nyaman.

“Gotong royong bukan hanya membangun lingkungan, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kepedulian antarwarga.”

🌱 Penghijauan Desa melalui Penanaman Kelor dan Cabe Jawa

Pada lokasi pertama, masyarakat memanfaatkan lahan publik di Dusun Kampung Duren dengan menanam bibit pohon kelor dan cabe jawa. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program penghijauan desa yang bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih asri sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Desa Seloretno, Sardik, bersama Kepala Dusun Kampung Duren, Abdullah, serta para Ketua RT dan warga setempat.

Pemilihan tanaman kelor bukan tanpa alasan. Selain dikenal sebagai tanaman yang kaya nutrisi dan mudah dibudidayakan, kelor juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Sementara itu, cabe jawa dipilih sebagai salah satu komoditas yang memiliki nilai jual dan peluang pengembangan di tingkat rumah tangga.

Menurut Ketua RT Hamdi, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Banyak warga yang ingin memperoleh bibit untuk ditanam di pekarangan rumah sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang hijau sekaligus produktif.

“Kami berharap semakin banyak warga yang memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman yang bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan,” ungkap salah seorang warga.

🤝 Persiapan Iduladha Dilaksanakan Sejak Dini

Di lokasi berbeda, puluhan warga bergotong royong membersihkan area yang akan digunakan sebagai lokasi penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha mendatang.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Seloretno, Achmad Subari, A.Md., didampingi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Yayat Hidayat, bersama tokoh masyarakat dan warga dari berbagai RT.

Pembersihan lokasi dilakukan lebih awal untuk memastikan area penyembelihan nantinya tetap bersih, tertata, dan nyaman digunakan. Selain itu, persiapan sejak dini juga diharapkan mampu mendukung pengelolaan limbah yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan ibadah kurban.

“Alhamdulillah, kegiatan ini sudah menjadi tradisi setiap tahun sehingga seluruh persiapan dapat dilakukan dengan baik. Yang paling membanggakan adalah semangat kebersamaan masyarakat yang terus terjaga hingga saat ini,” ujar Achmad Subari di sela kegiatan.

🛠️ Seluruh Peralatan Siap Digunakan

Tim teknis lapangan yang dikoordinasikan oleh Jumangin, Jamsari, dan Junaidi memastikan bahwa seluruh peralatan penyembelihan telah diperiksa dan berada dalam kondisi siap digunakan. Selain itu, panitia juga mulai melakukan pendataan hewan kurban yang akan diterima dari masyarakat sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Iduladha.

🌿 Desa HELAU, Membangun Desa melalui Kolaborasi

Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) terus menjadi salah satu penggerak pembangunan berbasis partisipasi masyarakat di Desa Seloretno. Melalui berbagai kegiatan penghijauan, penataan lingkungan, dan budaya gotong royong, pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen menciptakan desa yang lebih bersih, sehat, produktif, dan nyaman untuk generasi mendatang.

“Ketika masyarakat bergerak bersama, tidak ada pekerjaan yang terasa berat. Dari gotong royong tumbuh kepedulian, dari kepedulian lahir desa yang hijau, lestari, dan sejahtera.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *